Banyak pelaku UMKM di daerah kita sering ragu mulai berjualan online karena dikira rumit. Namun, rasa ragu itu berhasil ditepis oleh Kelompok Usaha Maloppo asal Kampung Baru, Desa Bonde Utara, #Majene. Lewat produk unggulannya, Minyak Goreng Kelapa Maloppo, mereka membuktikan bahwa produk olahan kampung kini bisa bersaing di toko online seperti Shopee.
Langkah berani ini tidak lepas dari bimbingan tim Pengabdian Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) dan Dinas Koperindag Sulbar. Kelompok Maloppo diajari cara mengemas minyak kelapa ke dalam botol plastik higienis ukuran 350 ml, 600 ml, hingga 1 liter yang rapi dan aman dikirim ke pembeli.
Saat ditemui di Kampung Baru pada Selasa, 13 Oktober 2026 lalu, Ketua Kelompok Usaha Maloppo, Yusrawati, menceritakan bahwa kunci utamanya hanyalah keberanian untuk mencoba. Menurutnya, alur jualan online sebenarnya cukup sederhana jika sudah dijalani. “Cukup atur produk, unggah foto, isi deskripsi, dan tentukan harganya. Begitu ada pembeli, kita cetak label, kemas dengan aman, lalu bawa ke pengiriman. Sisanya tinggal tunggu uang masuk,” ceritanya ramah.
Meski demikian, Ibu Yusrawati juga mengingatkan sesama pelaku usaha bahwa jualan di marketplace butuh sedikit kesabaran karena pencairan uang tidak seketika seperti di pasar. Selain itu, ada perhitungan biaya layanan aplikasi yang wajib diperhatikan. “Pelajaran terpenting kami adalah harus paham biaya layanan di Shopee. Jadi, harga jual di toko online harus kita sesuaikan dari awal supaya tidak rugi,” tambahnya.
Semangat dari Kelompok Maloppo ini membuktikan bahwa produk dari desa mana pun di Sulawesi Barat punya kesempatan yang sama untuk maju dan dikenal luas di Indonesia.



