Kabar UMKM

FTI ITB Sulap Air Kelapa Sisa Olahan Minyak di Majene Jadi Nata de Coco

Muh Aswad M oleh Muh Aswad M · 01 November 2026 · 2 menit baca

Pelatihan dan bantuan mesin produksi dihadirkan untuk mendongkrak ekonomi warga Kelurahan Labuang Utara serta membekali siswa SMKN 1 Majene.

() melalui Tim Pengabdian Fakultas Teknologi Industri () kembali turun langsung ke Kabupaten pada 30-31 Oktober 2026. Dipimpin oleh Dr. Nur Faizatus Sa’idah, S.Si., M.T., berkolaborasi dengan , (), Dinas Kopdagrin , dan UPTD SMKN 1 untuk memajukan potensi minyak kelapa tradisional lokal.

Inisiatif ini berangkat dari hasil riset lapangan dan uji laboratorium terhadap sampel minyak Mandar dari Kelurahan Labuang Utara. Selama ini, sisa air kelapa dari pembuatan minyak kampung hanya terbuang menjadi limbah. Melihat potensi tersebut, tim gabungan menggelar pelatihan pengolahan air kelapa sisa menjadi produk nata de coco bernilai ekonomis.

Pelatihan dibuka pada Jumat (30/10/2026) di Dapur TUK Boga UPTD SMKN 1 . Sebanyak 20 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) minyak kelapa dan 35 siswa jurusan Tata Boga antusias mengikuti praktik pembuatan nata de coco. Ketua Tim Pengabdian , Dr. Nur Faizatus Sa’idah, berharap keterampilan ini dipraktikkan secara konsisten di rumah perajin agar menambah penghasilan keluarga, sekaligus menjadi wawasan produk olahan lokal bagi para siswa.

Dukungan dari perguruan tinggi ini juga disambut hangat oleh Penyuluh Perindag , Muh Aswad M. Menurutnya, kerja sama ini membantu mengubah pola pikir pelaku usaha menuju industri pedesaan yang ramah lingkungan dan bebas limbah.

Uji coba mesin pengupas sabut kelapa dan pemeras santan di Kantor Dinas Kopdagrin Majene.

Tidak hanya pelatihan, pendampingan dilanjutkan pada Sabtu (31/10/2026) di Aula Kantor Dinas Kopdagrin . Kepala Dinas Kopdagrin , Andi Ahmad Irdan Tonra, menyerahkan bantuan sarana produksi berupa mesin pengupas sabut kelapa serta alat pemeras santan dan filter untuk meningkatkan kapasitas produksi perajin. Ke depan, pendampingan berkala akan terus dilakukan oleh dinas terkait demi menjaga keberlanjutan wirausaha berbasis teknologi di Sulawesi Barat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kelola: Laporkan
Muh Aswad M
Ditulis oleh

Muh Aswad M

Penyuluh Perindag · Dinas Koperindag Sulbar

Terverifikasi Founding Member 50 Artikel

Penyuluh Perindag. Aktif melakukan pendampingan pengembangan usaha bagi UMKM di Sulbar.

Artikel Terkait

Lihat Semua