MAJENE – Kabar baik datang bagi mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) yang menjadi wirausaha. UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Unsulbar resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM, Perindustrian dan Perdagangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Koperindag Sulbar). Penandatanganan PKS ini menjadi langkah nyata dalam menyatukan kekuatan dunia kampus dan pemerintah daerah untuk memajukan perekonomian daerah.
Momen penting ini dirangkaikan langsung dengan kegiatan Workshop Kewirausahaan bertajuk Startup Campus di Ruang Theater Gedung Kembar A Unsulbar, Majene, pada Selasa, 13 Oktober 2026. Mengusung tema “Grit & Growth: Membangun Ketangguhan, Menumbuhkan Wirausaha”, acara ini buka langsung oleh Wakil Rektor III, Dr. Hj. Nur Fitriayu Mandasari.
Lewat kesepakatan ini, kampus dan dinas tidak hanya berjanji di atas kertas, tetapi juga menyiapkan berbagai program pendampingan lapangan. Mulai dari riset pengembangan UMKM hingga pelatihan. Di sisi lain, mahasiswa Unsulbar memperoleh ruang magang kerja langsung di lingkungan dinas maupun di unit UMKM binaan, sehingga ilmu perkuliahan bisa langsung dirasakan manfaatnya di masyarakat.
Kepala Bidang Koperasi dan UKM, Dinas Koperindag Sulbar, Muhammad Hisyam Said, dalam paparannya menyampaikan komitmen daerah dalam mengembangkan ekosistem wirausahan muda di Sulbar. Ia menekankan bahwa pemerintah siap memfasilitasi mulai dari perizinan hingga pemasaran.
“Kami memfasilitasi perizinan, seperti merek dagang gratis bagi UMKM, termasuk bagi usaha-usaha rintasan mahasiwa. Kami juga setiap tahun membantu pemasaran produk UMKM melalui pameran, baik melalui pameran lokal maupun nasional,” ujar Hisyam.
Kepala UPA PKK Unsulbar, Haeruddin Hafid, berharap sinergi ini menjadi pemantik semangat bagi generasi muda dan pelaku UMKM lokal untuk terus tumbuh. Dengan pendampingan yang berkelanjutan mulai dari perizinan, pelatihan manajemen, hingga perluasan akses pasar, UMKM di Sulawesi Barat diyakini bisa makin mandiri dan naik kelas.




